Rabu, 31 Juli 2013

Sebuah pesan dari sahabat :)

Izin copy paste ya dari http://hakimaudah.tumblr.com/post/56927014115/sebuah-pesan :)

Semoga manfaat, sebagai pengingat,
penjernih kembali hati yang kadang ternoda.


01. seharusnya, ikhwan-akhwat itu hidupnya terpisah satu dan lain | maka sepantasnya tak ada interaksi yang tiada keperluan

02. bila telah putuskan untuk jaga kesucian hendaklah berserius diri | jangan barengi lagi dengan noktah yg dapat hitamkan hati

03. menyenangkan memang dengan lawan jenis bisa bersenda gurau | tanpa sadar keringlah iman laksana kerontang musim kemarau

04. pengakuan lisanmu bahwa engkau aktivis dakwah | namun lekat pandanganmu memandang si kerudung merah

05. engkau kumandangkan bahwa pacaran itu maksiat | sementara kata demi kata beracun terselip dibalik sms yg kau surat

06. pembelaan dirimu, ini “cuma" koordinasi, ini “cuma" pengingat taat | hatimu yang tadinya murni kini mulai berkarat

07. dia berkerudung dan berjilbab, bukan berarti halal engkau melihatnya | menatapnya bukan cara hormati kemuliannya

08. kau katakan ini bukan pacaran, tapi jelas lebih dari sekedar teman | dusta, dusta, dan dusta kau topengkan alasan

09. godaan dibalik kata-kata engkau semat, dengan setan lisan kau sarat | bekelindan dengan maksiat, bersama setan kelak ditamat

10. “uhibbuki fillah" dengan entengnya terucap, bagimu itu praktekkan sabda nabi | disitu setan menyesap, sekali lagi dosa diulangi

11. maksiat bertopeng dakwah | setan takkan pernah berhenti menggoda bahkan aktivis masjid muslim-muslimah

12. bila hendak jaga kesucian diri, mengapa tidak sesuci mungkin? | menampik setiap interaksi yang tak ada perlu itu penting

13. menjadi aktivis Islam berarti menjadi buku terbuka yang siap dibaca dan ditiru | bukan menunjukkan yang keliru

14. menjadi pengemban dakwah berarti harus lebih menjaga diri, bahkan dari fitnah yang bakal menerpa | amal dan kata beriring serta

15. tundukkan pandangan lebih utama, tahan interaksi tak perlu adalah sikap terhormat | tak melembut-lembutkan suara, tentu lebih selamat

16. kalaulah Rasul pikir interaksi ikhwan-akhwat penting, tentu Islam takkan batasi pergaulan | tapi Islam utamakan pencegahan

17. agar tak terbayang paras yang bagimu belum halal | karenanya riya akan bayangi amal dan jadikannya amal yang batal

18. agar selamat dirimu dari zina hati dan mata | agar dakwahmu tertuju lurus pada Allah semata

19. hanya mengingatkanmu teman | bagiku engkau pengemban dakwah lebih utama dari yang lain | tentu cinta kami lebih bagi kalian

20. bagi kami, kalianlah etalase Islam | dan kami takan relakan kalian jadi bulan-bulanan musuh yang tak sukakan Islam

21. bersabar sebentar takkan matikan cinta | ia justru akan arahkan rasa | agar tak ada pilu redam di depan masa | istiqomah ya

Kualitas Sebuah Pribadi

Aku gak paham dan gak tau lagi mau nuangin ini dimana selain di blog, semoga manfaat untuk yang baca dan khususnya aku sendiri untuk terus introspeksi diri :)

______

Bung, ini Jatinangor, ini Unpad, bukan lagi Depok, bukan lagi SMAN 1 Depok.
Masamu berada di zona nyaman perjuangan telah habis,
satu tahun loh telah berlalu? Kapan siap untuk mengadapi realita?
Kapan siap menyadari dan bergerak nyata bahwa aku tidak akan lagi menemukan zona nyaman perjuangan.

Bung, Ini Jatinangor, Unpad. farmasi Unpad.

Banyak yang harus segera aku pahami, banyak hal yang harus dengan instan aku kejar, aku raih.
Itu step, untuk bisa bertahan dan menghasilkan warna.

______

dan dari kesimpulan pemikiran aku inilah, tingkat kegalauan memuncak hahaha :D

itulah kualitas diri..

Tingkat kualitas diri itu bener2 tercermin dari apa masalah yg dihadapi, apa yg dipikirkan, dan bagaimana dia menyelesaikan,

Kualitas diri pun sangat terlihat ketika kita berdiskusi, rindu ya, berada di antara kalian yang kualitas dirinya tak diragukan..

Ketika pemuda pemudi lainnya masih sibuk bahagia dengan masa mudanya, ketika mereka masih sibuk meratapi mengatur ttg cinta dunia nya.

Tapi mereka disana, mereka disini, berbeda. Galaunya ttg cinta juga jelas beda, kualitas. Senang bisa kembali merasa ada diantara kalian.

Semoga.. :") cepat dipertemukan dg "mereka" di medan juang farmasi unpad.

_______

Aku sungguh melihat banyak perbedaan. Namun ini lah medan ku sekarang ~

Dan yang harus dilakukan adalah membuat strategi nyata sebagai solusi.
Bukan menuntut dan tidak menyelesaikan.

Kayaknya ini saatnya utk memulai kembali. Memulai lagi utk menuliskan mimpi, lalu perlahan mencoretnya satu persatu.

Iy bener, satu tahun udah berlalu. Dan gak sadar ya? Masih tetap menapak pada angan lalu. Totalitas tanpa arah dan targetan.

"Tulis, rancangan strategisnya, apa goal yg harapkan, siapa dan apa target nadiya. Perlahan, jangka pendek. Jangan meluas gak terarah" -kiki

"Mungkin rasanya itu adalah tanggung jawab ndy semua, semangat menggebu, tanpa team. Tapi capek kan? Itu justru kesalahannya" -kiki

"Bukan berkutat memikirkan apa yg tidak ada di frmasi unpad, berkutat mengeluh dg kondisinya. gunakan itu sbg modal, rancang strategi" -kiki

mungkin itu yg mjd batas antara realita, mimpi, dan angan lalu. Resolusi besar tahun depan mungkin :) rancang strategimu. Hapus angan lalu.

ternyata ad yg lebih hebat, yaitu berani mghapuskan mimpi, dan melanjutkan proses mimpi lainnya. 
Haha lebih susah


Ini Jatinangor loh :) Nadiya HAMASAH